Padang (DTI UNAND) — Direktorat Teknologi Informasi (DTI) Universitas Andalas turut mendukung pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) Tahun 2026 di lingkungan Universitas Andalas. Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 secara nasional resmi dimulai pada 21 April 2026, sementara di Universitas Andalas ujian dijadwalkan berlangsung hingga 26 April 2026 dengan dukungan infrastruktur yang matang serta pengawasan yang diperketat guna menjaga integritas proses seleksi.
Dikutip dari laman resmi Universitas Andalas, sebanyak 1.200 unit komputer berbasis sistem operasi Linux disiapkan untuk memastikan kelancaran ujian. Pada sesi awal pelaksanaan, program studi kedokteran menjadi salah satu pilihan yang paling diminati oleh peserta.
Direktorat Teknologi Informasi menjadi salah satu lokasi pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di Universitas Andalas. Sebagai unit kerja yang bergerak di bidang teknologi informasi, DTI turut mendukung kelancaran ujian melalui penyediaan fasilitas laboratorium komputer, kesiapan perangkat, jaringan, serta dukungan teknis selama kegiatan berlangsung.
Selain menjadi salah satu lokasi pelaksanaan UTBK SNBT, pada tahun ini DTI Universitas Andalas kembali menjadi satu-satunya tempat pelaksanaan ujian bagi peserta penyandang disabilitas. Penempatan peserta disabilitas di DTI dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian dapat berlangsung lebih optimal, terkoordinasi, serta didukung oleh fasilitas dan pendampingan teknis yang memadai.
Sebelum memulai pelaksanaan ujian, seluruh peserta penyandang disabilitas terlebih dahulu mendapatkan pendampingan dari Unit Layanan Disabilitas Universitas Andalas. Pendampingan ini diberikan dalam bentuk penjelasan teknis pelaksanaan ujian, mulai dari alur memasuki ruang ujian, penggunaan perangkat komputer, hingga ketentuan selama ujian berlangsung. Seluruh proses pendampingan tersebut tetap dilakukan di bawah pengawasan pengawas ruang dan teknisi laboratorium.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Andalas dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan ramah bagi seluruh peserta. Dengan adanya pengaturan khusus bagi peserta penyandang disabilitas, setiap peserta diharapkan dapat mengikuti ujian dengan nyaman, tertib, dan memiliki kesempatan yang setara dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi.
Pelaksanaan UTBK SNBT di DTI juga didukung dengan pengawasan yang ketat dan berlapis. Pengawasan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi kendala maupun pelanggaran selama ujian berlangsung, termasuk penggunaan perangkat yang tidak sesuai dengan ketentuan. Panitia dan tim teknis disiagakan untuk merespons setiap indikasi maupun kendala teknis yang mungkin terjadi selama pelaksanaan ujian.
Masih berdasarkan informasi dari laman resmi Universitas Andalas, pada hari pertama pelaksanaan, Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, Ph.D., melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi ujian. Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Wakil Rektor I, Sekretaris Universitas, Direktur Pendidikan dan Pembelajaran, Direktur Teknologi Informasi, serta perwakilan pusat UTBK sebagai bagian dari kegiatan monitoring pelaksanaan ujian.
Dalam pelaksanaannya, Universitas Andalas juga menyediakan layanan pendukung bagi peserta, seperti tenaga medis yang siaga selama ujian serta pos-pos informasi di sejumlah titik strategis. Layanan ini disiapkan untuk membantu peserta memperoleh informasi terkait lokasi ujian dan memastikan peserta dapat mengikuti ujian dengan aman, tertib, dan nyaman.
Melalui dukungan fasilitas, pengawasan, pendampingan, dan kesiapsiagaan tim teknis, pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di DTI Universitas Andalas diharapkan dapat berjalan optimal. DTI Universitas Andalas berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan ujian berbasis komputer melalui layanan teknologi informasi yang andal, aman, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan pelaksanaan seleksi nasional.