Padang (DTI UNAND) — Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat literasi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) di lingkungan perguruan tinggi, Bidang Akademik Universitas Andalas bekerja sama dengan Direktorat Teknologi Informasi (DTI) UNAND sukses menyelenggarakan program Gemini Academy Student pada Senin, 19 Oktober 2026.

Kegiatan pelatihan yang berlangsung secara daring mulai pukul 08.00 WIB dan berdurasi selama dua jam ini diikuti oleh ratusan mahasiswa aktif Universitas Andalas. Acara dipandu oleh Naila Fadya Mufti selaku moderator dan dibuka secara resmi melalui sambutan hangat dari Wakil Rektor I Universitas Andalas, Prof. Syukri Arief.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan ini menghadirkan Teddy Koernadi sebagai pemateri utama. Peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai konsep dasar kecerdasan buatan, teknik prompting yang efektif menggunakan metode PARTS (Persona, Aim, Recipients, Theme, Structure), serta pengenalan fitur-fitur unggulan dalam ekosistem Gemini for Education.

Beberapa fitur utama yang dikupas tuntas dalam sesi ini meliputi penggunaan Gem (asisten AI khusus dengan instruksi permanen), Gemini Notebook dan Notebooks sebagai asisten riset dan belajar berbasis dokumen terunggah, Deep Research untuk riset literatur mendalam, Canvas untuk penyusunan dokumen serta pembuatan simulator interaktif, Nano Banana (Create Image) untuk kebutuhan ilustrasi visual, hingga Guided Learning sebagai mode belajar interaktif.

Selain mendapatkan materi praktis seputar optimalisasi perangkat pembelajaran berbasis AI, para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan ini juga berkesempatan untuk memperoleh sertifikasi resmi sebagai Gemini Certified Student setelah menyelesaikan ujian sertifikasi yang disyaratkan.

Melalui penyelenggaraan Gemini Academy Student ini, DTI dan Bidang Akademik UNAND berharap para mahasiswa dapat mengintegrasikan teknologi AI secara bijak, produktif, dan bertanggung jawab untuk mendukung peningkatan kualitas akademik serta kesiapan profesional di era digital.